Da'wah

"Kebaikan Adalah Tanda Iman. Dan Siapapun Yang Tidak Baik Tidak Beriman"

a�?Kebaikan adalah tanda dari keimanan dan siapapun yang tidak baik maka tidak punya iman.a�?A�(HR. Muslim)
Allah Subhanahu wa Taa��ala berfirman,

U�UZU�U� USUZU�U�O?U?O�U?U?U�UZ O?U?U�U�UZO� O?UZU�U� O?UZO?U�O?U?USUZU�U?U�U? O�U�U�U�UZU�UZO�O�U?U?UZO�U? O?UZU?U� USUZO?U�O?U?USUZ O�UZO?U�U?U?UZ O?UZU?U� USUZO?U�O?U?USUZ O?UZO?U�O�U? O?USUZO�O?U? O�UZO?U�U?U?UZ U� USUZU?U�U�UZ USUZO?U�O?U?US O?UZO?U�O�U? O?USUZO�O?U? O�UZO?U�U?U?UZ U�UZO� USUZU�U�U?UZO?U? U�UZU?U�O?U�O� O?U?USU�UZO�U�U?U�UZO� U�UZU�U� O?UZU?U?U�U� O?U�UZU�UZO?U� U�U?U�U� U�UZO?U�U�U? O?UZU?U� U?UZO?UZO?UZO?U� U?U?US O?U?USU�UZO�U�U?U�UZO� O�UZUSU�O�U�O� U� U�U?U�U? O�U�U�O?UZO?U?O�U?U?O� O?U?U�U�UZO� U�U?U�U�O?UZO?U?O�U?U?U�UZ

Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)”. (QS: Al-An-am : 158)
a�?Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal.a�? (QS: Al-Kahfi : 107)
Semoga kita termasuk orang-orang yang memiliki sifat yang baik sehingga predikat orang yang beriman dapat kita raih. Wallahu aa��lam bish shawab.

READ MORE
Da'wah

Dan Anda Tidak Akan Mendapatkan Tempat Perlindungan Selain Dari pada-Nya

a�?Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu a�?anhu berkata: a�?Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu a�?alaihi wasallam bersabda: a�?Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaa��at kepada orang yang membacanyaa�? (HR. Muslim).
a�?Abdullah bin Abbas radhiyallahu a�?anhu berkata: a�?Allah telah menjamin bagi siapa yang mengikuti Al Quran, tidak akan sesat di dunia dan tidak akan merugi di akhirata�?, kemudian beliau membaca ayat:
{U?UZU�UZU�UZ O�O?UZU�O?UZO?UZ U�U?O?UZO�USUZ U?UZU�O�UZ USUZO�U?U�U?U� U?UZU�O�UZ USUZO?U�U�UZU�}
a�?Lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celakaa�?. (QS. Thaha: 123) (Atsar shahih diriwayatkan di dalam kitab Mushannaf Ibnu Abi Syaibah).

READ MORE
Da'wah

Besi Berasal Dari Langit?

Bagaiman caranya besi di turunkan dari langit? Apakah dijatuhkan begitu saja ke bumi? pertanyaan-pertanyaan semacam itulah yang terkadang menghantui pikiran orang-orang awam di antara kita, bahkan hingga detik ini masih banyak manusia di palanet bumi ini yang tidak begitu paham dari mana asalnya besi itu. Nah, dalam tulisan ini kita akan mencoba melirik dari sudut pandang para sainstist dan penjelasan Allah dalam Al Qura��an.

Ilmuwan dari NASA seperti Profesor Amstrong menjelaskan bahwa memang besi (Fe) diturunkan dari langit. Sains memberikan informasi kepada kita, bahwaA�besi termasuk logam berat yang tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.

Pada awal pembentukan planet bumi pernah dihujani asteroid yang kaya dengan unsur besi. Setiap benturan tersebut juga menimbulkan ledakan energi yang meningkat kan suhu planet bumi sampai 1.800 derajat celcius.

Energi sistem tata surya kita tidak cukup untuk memproduksi elemen besi. Perkiraan paling baik, energi yang dibutuhkan adalah empat kali energi sistem matahari kita, dengan demikian besi hanya dapat dihasilkan oleh suatu bintang yang jauh lebih besar daripada matahari, dengan suhu ratusan juta derejat celcius.

Kemudian meledak dahsyat sebagai nova atau supernova, dan hasilnya menyebar di angkasa sebagai meteorit yang mengandung besi, melayang di angkasa sampai tertarik oleh grafitasi bumi, diawal terbentuknya bumi miliaran tahun yang lalu.

Lautan yang mencapai kedalaman 10 mil lebur dan meluas hingga menyelimuti planet Bumi. Radioaktif didalam planet ini semaikn memanaskan suhu dalam interior bumi sehingga menjadi sebuah periok besi yang meleleh.

Lelehan meteor besi itu kemudian mulai menyusut ke tengah karena ditarik gaya grafitasi bumi. Lelehan besi tersebut mengalir sejauh ribuan kilometer dari permukan mengikuti perjalananya menuju inti bumi. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu kurang lebih satu miliar tahun. Rentang waktu tersebut tergolong pendek dalam skala geologi. Itulah penyebab mengapa planet bumi mempunyai inti besi yang dikelilingi oleh lelehan-lelehan batu gunung berapi hingga saat ini. Artinya besi yang kita kenal menjadi bagian hidup manusia ternyata bukan dari planet Bumi. Luar biasa, besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qura��an. Dalam Surat Al-Hadiid, yang berarti a�?besia�? Allah berfirman:

a�?a��Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusiaa��a�?A�(Qs Al Hadiid : 25)

Memang aneh, tampaknya, nama salah satu elemen kimia dalam tabel periodik yaitu besi (Fe = ferrum) bisa mejadi salah satu surat dalam kitab suci agama Islam. Akan tetapi hal inilah yang menjadi salah satu kebenaran yang tak terbantahkan dari Al Qura��an. Sehingga pertanyaan bagi orang awam tentangnya, karakter apa yang menarik pada surat ini? Lalu mengapa besi dijadikan salah salah satu nama surat dalam Al-Qura��an? Bukankah emas, misalnya, adalah logam mulia yang lebih berharga?

Karakter pertama, yang menarik perhatian adalah banyak penafsir menghindari terjemahanA�wa anzalnal-hadida.A�DenganA�a�?Kami ciptakan besia�?. Kata itu lebih tepat di artikan sebagaiA�a�?Kami turunkan besia�?A�sebagaimana terjemahan dari kataA�wa anzalna maa��ahumul kitab wal miizaan a��kalimat awal dari Surat Al Hadid ayat 25 diatas a��A�yang berartiA�a�?Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan mizan (keadilan, keseimbangan, keselarasan, dan kesepadanan)a��a�?.A�Karena dalam bayangan mufasir klasik, bagaiman caranya besi di turunkan Allah dari langit? Apakah dijatuhkan saja?

Karakter kedua, ketika menjelaskan, besi memberikan kekuatan yang hebat, barangkali kita membayangkan senjata pemusnah sekelas ICBM,A�Inter Continental Ballistic MissileA�(peluru kendali antar benua) atau senjata pemusnah massal seperti senjata kimia. Tetapi bukan hanya itu. Nikmat yang paling besar yang diberikan Allah kepada umat manusia adalah desain bumi. Bumi dan isinya yang dilindungi oleh sabuk Van Allen yang membungkus bumi seolah-olah perisai berbentuk medanA�Elektromagnetik berenergi tinggi. Perisai dengan kekuatan hebat ini tidak dimiliki planet-planet lain.

Sabuk radiasi yang membentuk energi tinggi, terdiri dari proton dan elektron, memneglilingi ribuan kilometer di alas bumi, diberinama sabuk Van Allen. Sabuk ini melindungi bumi dan isinya dari ledakan dahsyat energi matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali yang disebutA�solar flares.A�Ledakan dahsyat ini bila tidak ditahan di angkasa dapat meluluh-lantakan semua kehidupan di bumi dengan kekuatan setara 100 juta bom atom Hiroshima. Perlindungan juga didapatkan dari serangan badai kosmis yang membahayakan umat manusia. Bagaimana sabuk perisai ini terbentuk? Sabuk ini terbentuk dari inti bumi yang besar, yaitu terdiri besi dan nikel. Keduanya membentuk medan magnet yang besar, yang tidak dimiliki oleh planet lain, kecuali planet Merkurius dengan radiasi yang lemah.

Karakter ketiga, berhubungan dengan elemen kimia dalam tabek periodik. Kita kurang lengkap menafsirkan Surat Besi tanpa membedah elemen kimia besi berikut karakteristiknya, yang berhubungan dengan kata Al Hadiid.A�Tanpa mengenal sifat-sifat besi, pembaca tidak akan mengetahui keindahan Surat Besi ini yang diletakkan pada nomor 57. Dalam Al-Qura��an di surah Al-Hadid (besi) memiliki urutan surah keA�57, yakni sama dengan nomor massa besi dalam tabel periodikA�unsur dan nilai numerik dalam kata arab dari kata hadidA�sendiri memiliki nomor 26, yaitu nomor atom besi. ini bukan mencocok-cocokkan tapi memang demikianlah kenyataannya.A�Wallahu aa��lam bish Shawaab.

READ MORE
Kesehatan

GIZI BUAH PISANG

Pisang (Musa paradisiaca) buah yang satu ini sangat populer dikalangan kita, selain karena mudah didapat, murah, buah ini juga banyak kandungan vitaminnya. Pisang adalah pohon jenis Terna (pohon dengan batang yang lunak dan tidak berkayu) dari suku Musaceae.

Pisang merupakan buah dengan sumber gizi yang hampir sempurna karena pisang mengandung enam nutrisi, yaitu: air, gula, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Berkat tingginya nilai gizi yang dikandungnya, maka ia telah menjadi makanan penting (pokok) bagi banyak orang. Dalam pisang terkandung banyak serat dan beberapaA�A�vitamin seperti :

Pisang mengandung (68%) air, (25%) gula, (2%) protein, (1%), lemak dan minyak, (1%) serat Selulosa. Sebagaimana juga ia mengandung pati dan asam tanin, vitamin A (300 IU /100gr), vitamin B dengan berbagai jenisnya; B1, B2, B 6, dan 12 (100 mg /100gr), persentase yang cukup dari vitamin D, dan sedikit Vitamin Z. Pisang juga mengandung Kalsium (100 mg/100gr), Fosfor, Besi, Sodium, Kalium (potassium), Magnesium, dan Seng.

Manfaat Pisang Bagi Kesehatan

  • Meningkatkan kekebalan tubuh Vitamin A, C, dan B6 yang terkandung dalam pisang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
  • Obat hipertensi (tekanan darah tinggi) Kandungan kalium membantu mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga tekanan darah terkendali. Kandungan seratnya yang mampu mengikat lemak dapat mencegah terbentuknya plak yang berdampak naiknya tekanan darah.
  • Mencegah penyakit jantung Vitamin C dan flavonoid pada pisang yang bersifat antioksidan mencegah oksidasi lemak penyebab penyakit jantung. Kaliumnya merupakan tonik yang baik bagi jantung. Serat pektinnya ikut berpengaruh dalam membantu menurunkan kolesterol.
  • Kesehatan janin Ibu hamil disarankan makan pisang karena kandungan asam folatnya mudah diserap janin.
  • Mengatasi anemia (kurang darah) Buah ini juga mengandung zat besi. Dua buah pisang setiap hari, cukup membuat penderita anemia terselamatkan.
  • Mengatasi gangguan pencernaan Pisang memiliki khasiat antasida serta mudah dicerna sehingga baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam lambung. Penelitian di Inggris terhadap hewan coba, hewan yang diberi makan pisang, dinding lambungnya menjadi lebih kuat. Untuk itu pilihlah pisang yang manis seperti pisang raja. Serat pada pisang melancarkan buang air besar. Vitamin B6-nya membantu meredakan gejala diare.

Menurunkan berat badan Karbohidrat kompleks tidak menaikkan kadar glukosa dengan drastis; juga rendah lemak sehingga aman untuk peserta program penurunan berat badan. Asalkan, pisang tidak diolah dalam bentuk banana milk shake, pisang goreng, ataupun kolak. Serat pada pisang juga menurunkan berat badan karena melancarkan proses metabolisme.

OlehA�A�A� : Wilambita Rambisa, Amd.Keb.

READ MORE

Seharusnya Kita Menangis

Ketahuilah, sesungguhnya hal itu merupakan jaminan selamat dari neraka. Menangis karena takut kepada AllA?h I akan mendorong seorang hamba untuk selalu istiqA?mah di jalan-Nya, sehingga akan menjadi perisai dari api neraka. Nabi r bersabda: a�?Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada AllA?h sampai air susu kembali ke dalam teteknya. Dan debu di jalan AllA?h tidak akan berkumpul dengan asap neraka Jahannama�?.[1]
MENGAPA HARUS MENANGIS?
Seorang Mukmin yang mengetahui keagungan AllA?h I dan hak-Nya, setiap dia melihat dirinya banyak melalaikan kewajiban dan menerjang larangan, akan khawatir dosa-dosa itu akan menyebabkan siksa AllA?h I kepadanya.
Nabi Muhammad r bersabda: “Sesungguhnya seorang Mukmin itu melihat dosa-dosanya seolah-olah dia berada di kaki sebuah gunung, dia khawatir gunung itu akan menimpanya. Sebaliknya, orang yang durhaka melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang hinggap di atas hidungnya, dia mengusirnya dengan tangannya a��beginia��, maka lalat itu terbanga�?.(HR. at-Tirmidzi, no. 2497 dan dishahA�hkan oleh al-AlbA?ni -rahimahullA?h-)
Apalagi jika dia memperhatikan berbagai bencana dan musibah yang telah AllA?h I timpakan kepada orang-orang kafir di dunia ini, baik dahulu maupun sekarang. Hal itu membuatnya tidak merasa aman dari siksa AllA?h I.
Ketika dia merenungkan berbagai kejadian yang mengerikan pada hari Kiamat, berbagai kesusahan dan beban yang menanti manusia di akhirat, semua itu pasti akan menggiringnya untuk takut kepada AllA?h I al-KhA?liq.
ILMU ADALAH SEBAB TANGISAN KARENA ALLA�H I
Semakin bertambah ilmu agama seseorang, semakin tambah pula takutnya terhadap keagungan AllA?h I.
AllA?h I berfirman yang artinya:
a�?Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak,ada yang bermacam-macam warna (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada AllA?h di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah Ulama. Sesungguhnya AllA?h Maha Perkasa lagi Maha Pengampuna�?. (Qs FA?thir/35:28)
Nabi Muhammad r bersabda:
a�?Surga dan neraka ditampakkan kepadaku, maka aku tidak melihat kebaikan dan keburukan seperti hari ini. Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, kamu benar-benar akan sedikit tertawa dan banyak menangisa�?.
Anas bin MA?lik t a��perawi hadits ini- mengatakan, a�?Tidaklah ada satu hari pun yang lebih berat bagi para Sahabat selain hari itu. Mereka menutupi kepala mereka sambil menangis sesenggukana�?. (HR. Muslim, no. 2359)
Imam Nawawi rahimahullA?h berkata, a�?Makna hadits ini, a�?Aku tidak pernah melihat kebaikan sama sekali melebihi apa yang telah aku lihat di dalam surga pada hari ini. Aku juga tidak pernah melihat keburukan melebihi apa yang telah aku lihat di dalam neraka pada hari ini. Seandainya kamu melihat apa yang telah aku lihat dan mengetahui apa yang telah aku ketahui, semua yang aku lihat hari ini dan sebelumnya, sungguh kamu pasti sangat takut, menjadi sedikit tertawa dan banyak menangisa�?. (Syarh Muslim, no. 2359)
Hadits ini menunjukkan anjuran menangis karena takut terhadap siksa AllA?h I dan tidak memperbanyak tertawa, karena banyak tertawa menunjukkan kelalaian dan kerasnya hati.
Setelah kita mengetahui hal ini, maka alangkah pantasnya kita mulai menangis karena takut kepada AllA?h I.
WallA?hul Mustaa��A?n.
(Majalah As-Sunnah Edisi 10/Tahun XIII)

READ MORE
Da'wah

Kesalahan Dalam Bersedekah

da beberapa kesalahan ketika bersedekah yang bisa menjadikan amalan kita sia-sia. Apa saja kesalahan tersebut?
1.A�A� A�Bersedekah tidak ikhlas, atas riyaa�� dan suma��ah
Imam Nawawi rahimahullah menuturkan, a�?Amalan seseorang yang berbuat riyaa�� (tidak ikhlas), itu adalah amalan batil yang tidak berpahala apa-apa, bahkan ia akan mendapatkan dosaa�? (Syarh Shahih Muslim, 18: 115).
2.A�A� A�Bersedekah hanya untuk mendapatkan ganti di dunia
Qotadah mengatakan, a�?Barangsiapa yang dunia adalah tujuannya, dunia yang selalu dia cari-cari dengan amalan sholehnya, maka Allah akan memberikan kebaikan kepadanya di dunia. Namun ketika di akhirat, dia tidak akan memperoleh kebaikan apa-apa sebagai balasan untuknya. Adapun seorang mukmin yang ikhlas dalam beribadah (yang hanya ingin mengharapkan wajah Allah), dia akan mendapatkan balasan di dunia juga dia akan mendapatkan balasan di akhirat.a�? (Lihat Tafsir Al Qura��an Al a�?Azhim, tafsir surat Hud ayat 15-16)
3.A�A� A�Mengungkit-ungkit sedekah dan menyakiti penerimanya
Allah I berfirman,
a�?Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)a�? (QS. Al Baqarah: 264).
Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, a�?Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa sedekah menjadi sia-sia hanya karena si pemberi mengungkit-ungkit sedekah yang telah ia beri dan ia menyakiti yang menerima. Seseorang tidak mendapatkan pahala sedekah akibat melakukan dua kesalahan tersebut.a�?
4.A�A� A�Tidak merahasiakan sedekah
Syaikh As Saa��di rahimahullah ketika menafsirkan QS. Al Baqarah: 271 berkata, a�?Jika sedekah tersebut ditampakkan dengan tetap niatan untuk meraih wajah Allah, maka itu baik. Dan seperti itu sudah mencapai maksud bersedekah. Namun jika dilakukan secara sembunyi-sembunyi, maka itu lebih baik. Jadi ayat ini menunjukkan bahwa sedekah yang dilakukan sembunyi-sembunyi lebih utama daripada dilakukan secara terang-terangan. Namun jika tidak sampai bersedekah karena ia maksud sembunyikan, maka tetap menyampaikan sedekah tadi secara terang-terangan itu lebih baik. Jadi semuanya dilakukan dengan kembali melihat maslahat.a�?
5.A�A� A�Tidak bersedekah saat badan sehat dan merasa sayang terhadap harta
Dari Abu Hurairah t, ia berkata bahwa ada seseorang yang menemui Nabi r, lalu ia berkata,
a�?Wahai Rasulullah, sedekah yang mana yang lebih besar pahalanya?a�? Beliau menjawab, a�?Engkau bersedekah pada saat kamu masih sehat, saat kamu takut menjadi fakir, dan saat kamu berangan-angan menjadi kaya. Dan janganlah engkau menunda-nunda sedekah itu, hingga apabila nyawamu telah sampai di tenggorokan, kamu baru berkata, a�?Untuk si fulan sekian dan untuk fulan sekian, dan harta itu sudah menjadi hak si fulan.a�? (Muttafaqun a�?alaih. HR. Bukhari no. 1419 dan Muslim no. 1032).
6.A�A� A�Bersedekah tanpa kerelaan hati
Niat adalah tiang amal. Di antara sebab tidak diterimanya suatu amalan adalah karena mengeluarkan harta tersebut dengan berat hati. Inilah yang terdapat pada orang munafik.
Allah I telah mengabarkan bahwa Dia tidak akan menerima kecuali dari yang thoyyib (yang halal) dan dilakukan dengan kerelaan hati si pemberi. Oleh karenanya, Allah U tidak menerima sedekah dan tidak menerima amalan dari orang yang melakukan seperti itu. Allah hanyalah menerima amalan dari orang yang bertakwa, yang melakukannya dengan kerelaan hati.
7.A�A� A�Bakhil (kikir) terhadap diri sendiri
Apa yang disedekahkan oleh manusia hakekatnya adalah simpanan untuk mereka. Mereka akan mendapatkan harta itu lagi ketika mereka butuh. Jika seseorang bakhil (kikir), sejatinya mereka kikir terhadap diri mereka sendiri. Senyatanya mereka mengurangi simpanan mereka sendiri. Mereka menghalangi diri sendiri dengan menikmati harta tersebut.
8.A�A� A�Bersedekah dengan harta haram
Dari Abu Hurairah t, Nabi r bersabda, a�?Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu thoyyib (baik). Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan dari yang thoyyib (baik).a�? (HR. Muslim no. 1015).
9.A�A� A�Tidak memanfaatkan kondisi, waktu dan tempat yang utama untuk bersedekah
Ada beberapa waktu, kondisi atau tempat di mana sedekah bisa berlipat ganda, seharusnya setiap orang perhatian dengannya:
a.A�A� A�Saat masa krisis, bencana dan kebutuhan hidup melilit.
Allah I berfirman,
a�?Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan.a�? (QS. Al Balad: 11-14). Memberi makan pada hari a�?dzi masghobaha�?, maksudnya adalah pada masa kelaparan, ketika makanan menjadi langka, di masa semua kebutuhan terfokus pada makanan. Lihat Tafsri Ath Thobari, 15: 255.
b.A�A� A�Saat peristiwa yang menakutkan seperti saat terjadi gerhana matahari atau saat peperangan.
Dari a�?Aisyah y, Nabi r bersabda,
a�?Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdoa��alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.a�? (HR. Bukhari no. 1044 dan Muslim no. 901)
c.A�A� A�Sepuluh hari pertama Dzulhijjah
Dari Ibnu a�?Abbast, Rasulullah r bersabda,
a�?Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).a�? Para sahabat bertanya: a�?Tidak pula jihad di jalan Allah?a�? Nabi r menjawab: a�?Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.a�? (HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757, Ibnu Majah no. 1727, dan Ahmad no. 1968, dari Ibnu a�?Abbas t. Syaikh Al Albani rahimahumullah mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Syua��aib Al Arnauth rahimahumullah mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim).
Sedekah termasuk amalan yang baik yang dilakukan di awal Dzulhijjah.
d.A�A� A�Bulan Ramadhan
Guru-guru dari Abu Bakr bin Maryam rahimahumullah pernah mengatakan, a�?Jika tiba bulan Ramadhan, bersemangatlah untuk bersedekah. Karena bersedekah di bulan tersebut lebih berlipat pahalanya seperti seseorang sedekah di jalan Allah (fii sabilillah). Pahala bacaaan tasbih (berdzikir a�?subhanallaha�?) lebih afdhol dari seribu bacaan tasbih di bulan lainnya.a�? (Lihat Lathoif Al Maa��arif, Ibnu Rajab Al Hambali, Al Maktab Al Islami, cetakan pertama, 1428 H, hal. 270.)
10.A�A� A�Tidak bersedekah saat kekurangan
Dalam hadits disebutkan. Dari Abu Hurairah t, Nabi r bersabda, a�?Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirhama�?. Lalu ada yang bertanya, a�?Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?a�? Beliau r jelaskan, a�?Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.a�? (HR. An Nasai no. 2527 dan Imam Ahmad rahimahumullahA� 2: 379. Syaikh Al Albani rahimahumullah mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Nyatalah di sini, sedekah dari orang miskin yang penuh kekurangan lebih utama dari sedekah orang kaya yang hartanya melimpah.
(Sumber : Rumaysho.com)

READ MORE

Belajar Memaafkan, Agar Badan Jadi Lebih Sehat

Memaafkan bukan berarti melupakan peristiwa buruk atau menyakitkan, tapi memberi kesempatan diri sendiri untuk menghapus rasa kesal dan perasaan dendam pada orang lain.Dengan demikian, rasa marah dan tekanan yang mengganggu dan mendominansi emosi kita dapat ditekan dan diredakan. Akibatnya, pikiran jadi lebih tenang dan jauh dari stres.Peneliti menemukan bahwa orang yang marah mengalami peningkatan tekanan darah jauh lebih besar dibanding orang yang mudah memaafkan. Kasus ini dibuktikan peneliti dari University of California, San Diego tahun 2012 di mana ditemukan bahwa orang-orang yang bisa melepaskan kemarahannya dan memaafkan kesalahan orang lain cenderung lebih rendah risikonya mengalami lonjakan tekanan darah.
Peneliti meminta lebih dari 200 relawan untuk memikirkan saat temannya menyinggung perasaan. Setengah dari kelompok diperintahkan untuk berpikir mengapa hal tersebut bisa membuatnya marah, sedangkan yang lainnya didorong untuk memaafkan kesalahan tersebut.Sebelumnya, sebuah jurnal ilmiah Explore (Mei 2005, Vol.1, No. 3) menurunkan tulisan Worthington Jr, pakar psikologi di Virginia CommonwealthUniversity, AS. Worthington meneliti hubungan antara memaafkan dan kesehatan.
Bukti menunjukkan, sikap memaafkan mendatangkan manfaat kesehatan, baik yang memaafkan maupun yang dimaafkan. Dengan menggunakan tekonologi canggih, terungkap perbedaan pola gambar otak orang pemaaf dan yang tidak memaafkan.
Ternyata, orang yang tidak memaafkan terkait erat dengan sikap marah. Pada orang seperti ini, berdampak pada penurunan fungsi kekebalan tubuh. Mereka yang tak suka memberi maaf, aktivitas otaknya sama dengan orang yang sedang stres, marah, dan agresif.
Ada ketidaksamaan aktivitas hormon dalam darah si pemaaf dibandingkan darah si pendendam (si pemarah). Pola hormon dan komposisi zat kimia dalam darah orang yang tidak memaafkan bersesuaian dengan pola hormon emosi negatif yang terkait dengan keadaan stres. Sikap tidak memaafkan cenderung membuat kekentalan darah lebih tinggi. Itu yang membuat dampak buruk pada kesehatan. Misalnya, pada raut wajah, dan detak jantung.
Sikap tidak memaafkan juga menyebabkan otot alis mata tegang dan daya hantar kulit lebih tinggi, demikian juga tekanan darah. Sebaliknya, sikap memaafkan meningkatkan pemulihan penyakit jantung dan pembuluh darah.Sementara itu, rasa dendam justru mempengaruhi sistem kardiovaskular dan saraf. Dalam sebuah penelitian, orang yang fokus pada dendampribadi, memiliki tekanan darah dan detak jantung, dan peningkatan ketegangan otot. Hal ini ditambah dengan perasaan menjadi kurang terkendali. Namun ketika seseorang berhasil memaafkan orang yang telah menyakiti mereka, banyak dari mereka justru mengatakan merasa lebih positif dan terlihat lebih tenang dan santai.
a�?Memaafkan orang-orang yang menyakiti Anda dapat meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik Anda,a�? demikian kutip artikel yang dimuat di Harvard Womena��s Health Watch, bulan Januari 2005.Harvard Womena��s Health Watch membahas berikut 5 dampak kesehatan yang positif dari perilaku memaafkan yang telah dipelajari secara ilmiah:
Pertama, mengurangi stress
Para peneliti menemukan bahwa perasaan dendammenempatkan tubuh Anda melalui strain yang sama sebagai peristiwa gangguan stres paling utama: Otot tegang, tekanan darah meningkat dan keringatmeningkat.
Kedua, kesehatan Jantung lebih baik
Satu studi menemukan hubungan antara seseorang memaafkan dan peningkatan tekanan darah, denyut jantung dan penurunan beban kerja untuk jantung.
Ketiga, hubungan yang lebih kuat
Studi tahun 2004 menunjukkan bahwa perempuan yang mampu memaafkan pasangan mereka dan merasa baik hati terhadap mereka bisa menyelesaikan konflik secara lebih efektif.
Keempat, mengurangi rasa sakit
Sebuah studi kecil pada orang dengan sakit punggung kronis menemukan bahwa orang-orang yang berlatih meditasi yang berfokus pada menekan kemarahan bisa mengurangi rasa nyeri.
Memiliki hati yang mampu memaafkan dapat menurunkan baik emosional dan rasa sakit pada fisik, demikian menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Duke University Medical Center.
Kelima, lebih sehat
Ketika Anda memaafkan seseorang, akan membuat diri Anda lebih bahagia. Salah satu survey menunjukan bahwa orang yang berbicara tentang memaafkan selama sesi psikoterapi mengalami peningkatan yang lebih besar disbanding mereka yang tidak.
Islam adalah agama yang telah menyiapkan perangkat pada umatnya dalam hidup, termasuk urusan marah dan dendam.
Dalam Al-Quran Allah Subhanahu Wataa��ala sering memuji orang-orang yang mampu menahan amarahnya: a�?Dan orang-orang yang menahan amarahnya.a�? (QS: Ali a��Imran: 134)
Demikian pula Rasulullah Shallallahu a�?alaihi Wassallam telah menegaskan bahwa orang yang mampu menahan dirinya di saat marah dia sejatinya orang yang kuat dan mendapat jaminan surga.
a�?Orang yang kuat bukan yang banyak mengalahkan orang dengan kekuatannya. Orang yang kuat hanyalah yang mampu menahan dirinya di saat marah.a�? (HR. Al-Bukhari no. 6114).
Rasulullah mengatakan, a�?Sayangilah a��makhluka�� maka kamu akan disayangi Allah, dan berilah ampunan niscaya Allah akan mengampunimu.a�? (dalam Shahih Al-Adab Al-Mufrad no. 293).
Membalas dalam Islam diperbolehkan (asal adil), namun tindakan memafkan itu jauh lebih baik. a�?Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.a�? (QS: Asy-Syura [42]: 40)
Nah, Anda mau sehat? Belajarlah memaafkan mulai hari ini!

READ MORE

Angkatan Laut Pertama Ummat Islam

Nabi bermimpi mengenai pasukan Islam yang berjihad dengan mengarungi lautan, dan itu terjadi di masa Utsman bin Affan, dipimpin oleh Mu’awiyah
Suatu hari Nabi shallallahua��alaihi wa sallam beristirahat siang di rumah Ummu Haram binti Malhan. Tiba-tiba beliau terjaga sambil tertawa. Tak ayal lagi, sikap beliau ini mengejutkan Ummu Haram, sehingga beliau bertanya: a�?Wahai Rasulullah,apa yang menyebabkan engkau tertawa?a�?.
Rasulullah shallallahua��alaihi wa sallam menjawab:
a�?Aku diperlihatkan sekelompok ummatku yang sedang berjuang di jalan Allah dengan menaiki ombak laut ( dengan perahu). Mereka begitu gagah perkasa bak para raja yang sedang duduk-duduk di atas singgasananyaa�?.
Mendengar penjelasan ini Ummu Haram tertarik dan segera berkata: a�?Ya Rasulullah, doakan aku agar Allah menjadikanku bagian dari pasukan tersebuta�?. Rasulullah mengabulkan permohonan Ummu Haram tersebut, dan selanjutnya beliau meneruskan istirahat siangnya.
Tidak selang berapa lama, kembali lagi beliau terjaga sambil tertawa. Sikap beliau ini kembali menarik perhatian Ummu Haram, sehingga beliau bertanya: Wahai Rasulullah, apa yang menyebabkan engkau tertawa?
Rasulullah shallallahua��alaihi wa sallam menjawab:
a�?Aku diperlihatkan sekelompok ummatku yang sedang berjuang di jalan Allah dengan menaiki ombak laut ( dengan perahu). Mereka begitu gagah perkasa bak para raja yang sedang duduk-duduk di atas singgasananya
Kembali lagi Ummu Haram memohon agar beliau berdoa agar ia dijadikan bagian dari pasukan tersebut. Kembali lagi Rasulullah shallallahua��alaihi wa sallam mengabulkan permohonannya, dan beliau bersabda:
a�?Engkau termasuk orang pertama yang ikut serta pada pasukan tersebuta�?
Apa yang dikabarkan oleh Rasulullah shallahu alaihi wa sallam ini benar-benar terwujud. Pada zaman khalifah Utsman bin Affan, sahabat Mua��awiyyah radhiallahua��anhu membentuk satu kesatuan pasukan laut dan misi pertama mereka adalah menyerang negeri Qubrus (Siprus). Dan setiba di pantai Siprus, Ummu Haram terjatuh dari tunggangannya dan menjadi pejuang pertama yang gugur syahid di sana.

READ MORE
Kisah

Saa��ad bin Abu Waqqosh

Saa��ad Bin Abu Waqqosh nama lainnya adalah Saa��ad Bin Malik Az Zuhri, nasab beliau bersambung kepada Rasulullah dari Kakek Ibunda Rasulullah SAW yaitu Uhaib Bin Manaf Saa��ad masuk Islam saat berusia 17 tahun dan keislamannya termasuk yang terdahulu diantara para sahabat. Hal ini pernah diceritakannya sendiri. Ia menuturkan.a�? Aku pernah hidup suatu hari yang waktu itu aku adalah sepertiga Islam.a�? Maksudnya bahwa ia adalah salah seorang diantara tiga orang yang paling dahulu masuk Islam. Pada hari-hari pertama Rasulullah SAW menjelaskan tentang Allah yang maha Esa dan tentang agama baru yang dibawanya, sebelum beliau mengambil rumah Al-Arqom untuk tempat pertemuan para sahabatnya yang telah mulai beriman, Saa��ad Bin Abu Waqqosh telah mengulurkan tangannya untuk berbaiat kepada Rasulullah SAW Banyak sekali keistimewaan yang dimiliki Saa��ad ini, yang dapat ditonjolkan dan dibanggakannya. Tetapi, diantara semua itu ada dua hal penting yang selalu menjadi senandungnya. Pertama, bahwa dialah yang mula-mula melepsakan anak panah dalam membela agama Allah, dan juga prang yang mula-mula terkena anak panah. Kedua, bahwa dia merupakan satu-satunya orang yang dijamin oleh Rasulullah SAW dengan jaminan kedua orang tua beliau. Rasulullah SAW bersabda pada waktu perang Uhud, a�?panahlah, wahai Saa��ad! Ibu ayahku menjadi jaminan bagimu.a�? Kedua nikmat besar ini selalu menjadi kebanggaan Saa��ad sebagai wujud syukurnya kepada Allah. Ia menuturkan, a�?Demi Allah, akulah orang pertama yang melepaskan anak panah di jalan Allah.a�? Ali Bin Abu Thalib Berkata, a�?Aku tidak pernah mendengar Rasululah SAW menyediakan ibu ayahnya sebagai jaminan seseorang, kecuali bagi Saa��ad. Aku mendengar beliau bersabda pada perang Uhud,a�?Panahlah, wahai Saa��ad! Ibu Ayahku menjadi jaminan bagimu.a�� Saa��ad termasuk seorang ksatria berkuda Arab dan sosok muslim yang paling berani.Ia mempunyai dua macam senjata yang sangat ampuh, yaitu panah dan doa��anya. Jika ia memanah musuh dalam peperangan, dapatdipastikan akan mengenai sasarannya, dan jika ia menyampaikan suatu permohonan kepada Allah SWT, dia pasti mengabulkannya. Menurut Saa��ad sendiri dan para sahabatnya, hal itu adalah disebabkan doa Rasulullah juga bagi pribadinya. Suatu hari ketika Rasulullah menyaksikan sesuatu yang menyenangkan dan berkenan di hati beliau dari Saa��ad, beliau pun mengucapkan doa��a yang makbul ini, a�?Ya Allah, tepatkanlah bidikan panahnya dan kabulkanlah doa��anya.a�? Demikianlah ia terkenal di kalangan saudara-saudara dan para sahabatnya bahwa doa��anya tidak ubahnya bagai pedang yang tajam. Hal ini juga disadari sepenuhnya oleh Saa��ad sendiri, hingga ia tidak ingin berdoa��a untuk kecelakaan seseorang , kecuali dengan menyerahkan urusannya kepada Allah taa��ala. Hal ini mengungkapkan kebeningan jiwa, kebenaran iman dan keikhlasanny yang mendalam. Demikian juga, jiwanya adalah jiwa merdeka, keyakinannya keras membaja, dan keikhlasannya tidak bernoda. Untuk menopang ketakwaannya, ia selalu memakan yang halal, dan menolak dengan keras setiap dirham yang mengandung syubhat. Pada masa-masa akhir kehidupan Saa��ad, ia termasuk kalangan muslim yang kaya dan berharta. Waktu wafat, ia meninggalkan kekayaan yang tidak sedikit. Tetapi, kalua biasanya harta banyak dan harta halal itu jarang sekali dapat terhimpun, di tangan Saa��ad hal itu bisa terwujud. Ia dilimpahi harta yang banyak, yang baik yang halal sekaligus. Disamping itu, ia dapat dijadikan seorang mahaguru dalam soal pembersihan harta. Dan kemampuannya dalam mengumpulkan harta dari barang bersih lagi halal itu disangi oleh kemampuan menafkahkannya di jalan Allah SWT. Itulah dia a�?singa yang menyembunyikan kukunya seperti diungkapkan oleh Abdurrahman bin Auf. Itulah tokoh yang dipilih oleh umar untuk memimpin pertempuran Qadisiyah yang dahsyat itu mengapa umar memilihnya melaksanakan tugas yang paling rumit yang sedang dihadapi islam dan kaum muslimin? Jawabannya, karena keistimewaannya terpampang jelas di hadapan amirul mukminin, sebab ia adalah: Orang yang doa��anya terkabul. Jika ia memohon agar diberi kemenangan oleh Allah, pastilah akan dikabulkan-Nya. Ia seorang yang sangat hati-hati dalam persoalan makan, terpelihara lisan dan suci hatinya. Salah seorang anggota pasukan berkuda di perang badar, perang Uhud dan di setiap perjuangan bersenjata yang dikutinya bersama Rasulullah SAW Satu lagi yang tidak dapat dilupakan oleh Umar, suatu keistimewaan yang tidak dapat diabaikan harga, nilai dan kepentingannya, serta harus dimiliki oleh orang yang hendak melakukan tugas penting yatu kekuatan dan ketebalan iman. Pada tahun 54 H, yakni ketika usia Saa��ad telah lebih dari 80 tahun, ia sedang berada di rumahnya di Aqiq untuk menghadapi detik-detik akhir untuk kembali kepada Allah taa��ala. Putranya menangis ketika Ia hendak meninggal, maka Saa��ad berkata: mengapa kamu menangis, wahai anakku? Sungguh, Allah tidak akan menyiksaku selamanya dan aku termasuk salah seorang penduduk surga.a�? Selamat jalan wahai Saa��ad. Selamat jalan, wahai pahlawan Qadisiyah, pembebas Madain, dan pemadam api sesembahan di Persia untuk selama-lamanya.

READ MORE

ISLAM DI NEGERI TIRAI BAMBU

a�?Tuntutlah Ilmu sampai ke negeri Cina” begitu kata petuah Arab. Jauh sebelum ajaran Islam diturunkan Allah SWT, bangsa Cina memang telah mencapai peradaban yang amat tinggi. Kala itu, masyarakat Negeri Tirai Bambu sudah menguasai beragam khazanah kekayaan ilmu pengetahuan dan peradaban.

 
Tak bisa dipungkiri bahwa umat Islam juga banyak menyerap ilmu pengetahuan serta peradaban dari negeri ini. Beberapa contohnya antara lain, ilmu ketabiban (kesehatan), kertas, serta bubuk mesiu. Kehebatan dan tingginya peradaban masyarakat Cina ternyata sudah terdengar di negeri Arab sebelum tahun 500 M.
Sejak itu, para saudagar dan pelaut dari Arab membina hubungan dagang dengan `Middle Kingdom’ – julukan Cina.
Untuk bisa berkongsi dengan para saudagar Cina, para pelaut dan saudagar Arab dengan gagah berani mengarungi ganasnya samudera. Mereka `angkat layar’ dari Basra di Teluk Arab dan kota Siraf di Teluk Persia menuju lautan Samudera Hindia.
Sebelum sampai ke daratan Cina, para pelaut dan saudagar Arab melintasi Srilanka dan mengarahkan kapalnya ke Selat Malaka. Setelah itu, mereka berlego jangkar di pelabuhan Guangzhou atau orang Arab menyebutnya Khanfu. Guangzhou merupakan pusat perdagangan dan pelabuhan tertua di Cina. Sejak itu banyak orang Arab yang menetap di Cina.
Ketika Islam sudah berkembang dan Rasulullah SAW mendirikan pemerintahan di Madinah, di seberang lautan Cina tengah memasuki periode penyatuan dan pertahanan. Menurut catatan sejarah awal Cina, masyarakat Tiongkok pun sudah mengetahui adanya agama Islam di Timur Tengah. Mereka menyebut pemerintahan Rasulullah SAW sebagai Al-Madinah.
Islam=Yisilan Jiao
Orang Cina mengenal Islam dengan sebutan Yisilan Jiao yang berarti ‘agama yang murni’. Masyarakat Tiongkok menyebut Makkah sebagai tempat kelahiran ‘Buddha Ma-hia-wu’ (Nabi Muhammad SAW). Terdapat beberapa versi hikayat tentang awal mula Islam bersemi di dataran Cina.
Salah satu versi menyebutkan, ajaran Islam pertama kali tiba di Cina dibawa para sahabat Rasul yang hijrah ke al-Habasha Abyssinia (Ethopia). Sahabat Nabi hijrah ke Ethopia untuk menghindari kemarahan dan amuk massa kaum Quraish jahiliyah. Mereka antara lain; Ruqayyah, anak perempuan Nabi; Usman bin Affan, suami Ruqayyah; Sa’ad bin Abi Waqqas, paman Rasulullah SAW; dan sejumlah sahabat lainnya.
Para sahabat yang hijrah ke Etopia itu mendapat perlindungan dari Raja Atsmaha Negus di kota Axum. Banyak sahabat yang memilih menetap dan tak kembali ke tanah Arab. Konon, mereka inilah yang kemudian berlayar dan tiba di daratan Cina pada saat Dinasti Sui berkuasa (581 M – 618 M).
Pada awalnya, pemeluk agama Islam terbanyak di Cina adalah para saudagar dari Arab dan Persia. Orang Cina yang pertama kali memeluk Islam adalah suku Hui Chi. Sejak saat itu, pemeluk Islam di Cina kian bertambah banyak. Ketika Dinasti Song bertahta, umat Muslim telah menguasai industri ekspor dan impor. Bahkan, pada periode itu jabatan direktur jenderal pelayaran secara konsisten dijabat orang Muslim.
Ketika Dinasti Mongol Yuan (1274 M -1368 M) berkuasa, jumlah pemeluk Islam di Cina semakin besar. Mongol, sebagai minoritas di Cina, memberi kesempatan kepada imigran Muslim untuk naik status menjadi Cina Han. Sehingga pengaruh umat Islam di Cina semakin kuat. Ratusan ribu imigran Muslim di wilayah Barat dan Asia Tengah direkrut Dinasti Mongol untuk membantu perluasan wilayah dan pengaruh kekaisaran.
Bangsa Mongol menggunakan jasa orang Persia, Arab dan Uyghur untuk mengurus pajak dan keuangan. Pada waktu itu, banyak Muslim yang memimpin korporasi di awal periode Dinasti Yuan. Para sarjana Muslim mengkaji astronomi dan menyusun kalender. Selain itu, para arsitek Muslim juga membantu mendesain ibu kota Dinasti Yuan, Khanbaliq.
Pada masa kekuasaan Dinasti Ming, Muslim masih memiliki pengaruh yang kuat di lingkaran pemerintahan. Pendiri Dinasti Ming, Zhu Yuanzhang adalah jenderal Muslim terkemuka, termasuk Lan Yu Who. Pada 1388, Lan memimpin pasukan Dinasti Ming dan menundukkan Mongolia. Tak lama setelah itu muncul Laksamana Cheng Ho – seorang pelaut Muslim andal.
Saat Dinasti Ming berkuasa, imigran dari negara-negara Muslim mulai dilarang dan dibatasi. Cina pun berubah menjadi negara yang mengisolasi diri. Muslim di Cina pun mulai menggunakan dialek bahasa Cina. Arsitektur Masjid pun mulai mengikuti tradisi Cina. Pada era ini Nanjing menjadi pusat studi Islam yang penting. Setelah itu hubungan penguasa Cina dengan Islam mulai memburuk.
Kondisi umat Islam di Cina makin memburuk ketika terjadi Revolusi Budaya. Pemerintah mulai mengendorkan kebijakannya kepada Muslim pada 1978. Kini Islam kembali menggeliat di Cina. Hal itu ditandai dengan banyaknya masjid serta aktivitas Muslim antaretnis di Cina.

READ MORE
Chat bersama kami