Kesehatan

Terserang Flu??? Coba Konsumsi 5 Makanan ini.

Ketika musim hujan tiba, kondisi tubuh jadi lebih berisiko untuk terkena serangan beragam penyakit. Penyakit yang kerap terjadi di musim penghujan adalah flu, di mana penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang cepat menular. Flu terjadi karena adanya infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan termasuk tenggorokan, hidung, serta paru-paru. Namun demikian, anda tidak perlu khawatir akan hal tersebut karena ada beberapa cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk mengembalikan kebugaran tubuh anda.
Beberapa makanan yang bisa melawan flu
1. Bawang putih
Bawang putih mempunyai sifat anti-mikroba yang bisa menjaga kekebalan tubuh. Selain itu, bawang putih juga bisa membantu melancarkan saluran pernapasan. Jika anda tidak bisa mengonsumsinya secara langsung, anda bisa mencampurkan bawang putih ke dalam masakan favorit anda.
2.A� Daging sapi
Salah satu makanan terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah daging sapi. Daging sapi adalah sumber zat besi yang baik, yang berperan penting dalam perkembangan sel-sel darah putih, di mana sel-sel tersebut berperan mempertahankan daya tahan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan zat besi dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, protein yang terkandung dalam daging sapi juga dapat mendukung tubuh untuk membangun antibodi serta melawan infeksi.
3. Ubi jalar
Ubi jalar mengandung vitamin A yang memiliki peran penting terhadap kesehatan permukaan mukosa, termasuk juga saluran pencernaan, bagian dalam hidung, dan kulit. Sebagian besar orang mungkin tidak berpikir jika infeksi sebenarnya bisa memasuki tubuh melalui kulit dengan mudahnya. Sebagai informasi, kulit juga merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.
4. Sup ayam
Komposisi air dalam sup mampu diserap tubuh untuk membantu mengencerkan lendir yang pada akhirnya mudah untuk dikeluarkan. Ayam hadir di dalam sup juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan mempunyai efek anti-inflamasi pada tubuh, sehingga dapat membantu mengurangi pembengkakan atau peradangan yang terjadi pada saluran sinus dan hidung.
5. Kunyit
Rempah-rempah super ini memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Kunyit mempunyai sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan. Mengonsumsi kunyit dapat mencegah bahkan melawan penyakit flu atau pilek.

READ MORE
Konsultasi

Adab Berteman

Banyak dalil dalam Al-Qura��an dan As-Sunnah yang menjelaskan adab-adab berteman.
Diantaranya:

  1. Berteman hanya karena Allah
    Rasulullah berkata:
    a�?Tiga hal, jika ketiganya ada pada seseorang dia akan merasakan lezatnyaman: Allah dan rasul-Nya lebiha cintai dari selain keduanya, cinta kepada seseorang semata-mata hanya karena Allah, dan dia tidak senang kembali kepada kekufuran sebagaimana dia tidakngin dilemparkan ke dalam api.a�? (HR. Al-Bukhari dan Muslim))
  2. Memilih teman yang baik
    Telah kita sebutkan di awal pembahasan bahwa tidak semua orang bisa kita jadikan teman. Sehingga seorang muslim yangngin menyelamatkan agamanya hendaknya memilih teman yang baik.rrasulullah bersabda:
    a�?Seseorang ada di atas agama temannya, maka hendaknya salah seorang kalian meneliti siapa yang dijadikan sebagai temannya.a�? (HR. Ahmad dan Abu Dawud no. 4833, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 127)
  3. Menjaga kerukunan
    Rasulullah berpesan kepada Mua��adz dan Abu Musa :
    a�?Berilah kemudahan dan jangan membuat sulit orang lain, berilah kabar gembira yang membuat orang senang dan jangan membuat orang lari dari agama islam, serta hendaknya kalian rukun serta tidak berselisih.a�?
  4. Lemah lembut kepada teman
    Allah menjelaskan tentang sifat rasulullah dan orang-orang yang bersamanya:
    a�?Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.a�? (Al-Fath: 29)
    Rasulullah bersabda:
    a�?Sikap lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan memperindahnya dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan membuatnya jelek.a�? (HR. Muslim)
  5. Sedang-sedang (tidak berlebihan) dalam mencintai teman
    Dari hadits Abu Hurairah rrrasulullah bersabda:
    a�?Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya. Bisa jadi orang yang sekarang kamu cintai suatu hari nanti harus kamu benci. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya, bisa jadi di satu hari nanti dia menjadi orang yang harus kamu cintai.a�? (HR. At-Tirmidzi no. 1997 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albaniahimahullah dalam Shahih Al-Jamia�� no. 178)
  6. Menerima kekurangan teman
    Rasulullah bersabda:
    a�?Janganlah seorang mukmin membenci mukminah. Jika dia tidak senang satu akhlaknya niscaya dia akan senang dengan akhlaknya yang lain.a�?
    Asy-Syaikh Muhamad bin Shalih Al-UtsaiminahimahullahA� menyatakan, a�?Walaupun hadits ini berkaitan tentang suam istri, namun juga berlaku dalam adab berteman.a�? (Lihat Syarahiyadhush Shalihin))
  7. Jangan mencerca teman
    Mencerca teman mengesankan bahwa engkau tidak sabar dalam bersahabat dengannya. Tidak sepantasnya engkau mencerca temanmu dalam semua masalah, yang besar dan kecil. Bahkan tidak semua orang pantas untuk dicerca.
    Allah berfirman: a�?Maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.a�? (Al-Hijr: 85)
    Dari Anas bin Malik : a�?Aku tidak pernah memegang dibaj (satu jenis sutera) yang lebih lembut dari tangan rasulullah. Aku telah menjadi pelayanrrasulullah selama sepuluh tahun. Tidak pernah sekalipun beliau berkata: a�?Ah.a�? Tidak pernah pula beliau berkata tentang apa yang kulakukan: a�?Kenapa kau lakukan?a�? dan tidak pernah pula ketika aku tidak melakukan sesuatu, beliau berkata: a�?Kenapa tidak kau lakukanni danni?a�? (HR. Al-Bukhari no. 3561 dan Muslim no. 2309)
    Al-Mawardi berkata, a�?Banyak mencerca adalah sebab putusnya hubungan persahabatan a��.a�? (Lihat Nia��matul Ukhuwah hal. 17-54)

READ MORE
Kesehatan

Penyakit Flu Dapat Memicu Autisme

sahabat,,selain makanan yang harus dijaga oleh Ibu hamil, pada saat hamil juga harus waspada terhadap penyakit. Salah satunya penyakit flu. Terkena penyakit flu saat hamil beresiko dua kali lipat memiliki anak autisme dibandingkan dengan ibu hamil yang tak tertular flu. Meski penelitian itu tidak menunjukkan hubungan sebab akibat tapi para pakar mengatakan sebaiknya ibu hamil mendapatkan vaksin flu. Penelitian tersebut dilakukan tim dari Denmark dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS yang menganalisa lebih dari 97.000 anak berusia 8-14 tahun yang lahir di Denmark antara tahun 1997 dan 2003. Hanya satu persen dari anak-anak itu di diagnosa menderita spektrum autisme.
Tim peneliti mewawancarai para ibu mengenai ada tidaknya infeksi dan demam tinggi selama kehamilan dan setelah melahirkan, serta pernah tidaknya mereka memakai antibiotik. Pertanyaan yang diajukan kepada para ibu itu mencapai 200 pertanyaan untuk mencari informasi mengenai berbagai jenis infeksi selama kehamilan. Meski studi itu tidak didesain untuk kasus flu, tetapi ternyata para ibu yang mengaku pernah menderita flu ketika hamil beresiko dua kali lebih besar memiliki anak autis. Mereka yang menderita demam selama seminggu sebelum trisemester tiga, risikonya memiliki anak autis naik menjadi tiga kali lipat. Memang tipe kehamilan seorang ibu berbeda-beda.
Penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan otak bayi terinfeksi ketika sistem imun ibunya saat hamil menjadi/bereaksi aktif, misalnya karena melawan infeksi. Ini berarti sistem imun ibu mungkin berperan besar pada perkembangan bayi. “Riset mengenai kaitan antara flu saat hamil dan autisme sangat menarik karena adanya bukti ilmiah pada hewan bahwa autisme terkait dengan faktor imunologi yang memengaruhi perkembangan otak bayi,” kata Dr.Susan Hyman, ketua American Academy of Pediatrics subkomite autisme.A� Walau begitu para ahli mengatakan bukti-bukti bahwa sakit flu saat hamil memicu autisme kurang cukup kuat. Karena itu wanita yang memiliki anak autisme jangan menyalahkan dirinya sendiri. “Cukup banyak gejala demam yang dikira sebagai influenza dan tidak semua wanita yang terinfeksi virus influenza menyadarinya. Selain itu kaitan antara antibiotik dan autisme tidak pernah ditemukan,” kata Dr.Susan Hyman. Pemberian obat-obatan selama kehamilan memang dibatasi, tetapi calon ibu yang menderita demam tinggi atau flu sebaiknya tidak perlu takut berobat ke dokter untuk mendapat perawatan yang tepat. Secara umum, ibu hamil bisa meningkatkan imunitas tubuh mereka melawan penyakit dengan cara mendapatkan vaksin flu dan cukup istirahat. Pemberian vaksin flu tidak hanya efektif untuk ibu tapi juga akan melindungi bayi sampai enam bulan setelah kelahiran.
Maka dari itu sahabat, marilah kita menjaga kesehatan saat hamil, sejak masih trimester awal hingga trimester terakhir, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

READ MORE
Konsultasi

Ada Apa dengan Halal Haram

Para pembaca yang mulia, suatu hari terjadi sebuah dialog yang mengesankan antara Rasulullah r dengan para sahabatnya, sebagaimana penuturan sahabat Abu Hurairah t berikut,
a�?Rasulullah r berkata, a�?Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?a�� Para sahabat menjawab, a�?Setahu kami orang yang bangkrut itu adalah orang yang tak punya harta benda.a�� Maka Rasulullah n menjelaskan, a�?Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, namun dia juga membawa catatan dosa; mencela si ini, menuduh si ini, memakan harta si ini, membunuh si ini, dan memukul si ini. Akhirnya, pahala kebaikan yang dimilikinya diberikan kepada masing-masing orang yang dijahatinya itu (sebagai balasannya). Manakala pahala kebaikannya itu tidak mencukupi untuk menebus dosa kejahatan yang dilakukannya, diambillah dosa-dosa orang yang dijahatinya itu dan ditimpakan kepadanya, lalu dia dilempar ke dalam nerakaa��.a�? (HR. Muslim no. 2581)
Sabda Rasulullah r,
a�?Akan datang kepada manusia suatu masa, yang ketika seseorang tidak lagi memedulikan sesuatu yang diraihnya, apakah dari hasil yang halal ataukah dari hasil yang haram.a�? (HR. al-Bukhari no. 2059, dari sahabat Abu Hurairah t)
Itulah salah satu potret buruk orang yang tak memedulikan halal dan haram dalamA�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� kehidupannya. Menghalalkan segala cara demi meloloskan kehendak hawa nafsunya. Terkadang dengan mencela orang lain, menuduhnya, memakan hartanya, memukulnya, bahkan membunuhnya. Akhirnya menjadi bangkrut dan merugi di akhirat walaupun dia datang dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat.
Menyikapi Isu Halal dan Haram

  1. Meyakini bahwa Islam adalah agama yang sempurna. Semua ajaran dan aturannya telah tertata dengan sebaik-baiknya. Ada yang halal dan jelas kehalalannya, ada yang haram dan jelas keharamannya, dan ada pula yang syubhat (samar) hukumnya bagi sebagian manusia namun tidak syubhat (samar) bagi sebagian lainnya.
  2. Terhadap sesuatu yang telah jelas kehalalan dan keharamannya, setiap muslim dan muslimah harus mengikuti ketetapan yang ada dalam syariat ini.
  3. Adapun masalah yang syubhat (samar) dan menjadi pro-kontra di tengah umat, maka setiap muslim dan muslimah tidak boleh bermudah-mudahan mengatakan (secara dusta) bahwa ini halal dan ini haram, kemudian menyandarkannya kepada Allah I.
  4. Kita tidak boleh larut dengan isu halal dan haram tersebut, apalagi tergesa-gesa menyiarkannya tanpa tatsabbut (klarifikasi) dan bimbingan ulama.
  5. Mengembalikan masalah yang syubhat (samar) dan menjadi pro-kontra di tengah umat itu kepada para ulama mumpuni (ulil amri) dengan menanyakannya kepada mereka dan mengikuti bimbingan mereka dengan sebaik-baiknya.

a�?Maka bertanyalah kepada orang-orang yang berilmu jika kalian tidak mengetahui.a�? (an-Nahl:43)
Wallahu aa��lam bish-shawab

READ MORE

Kisah Teladan, Mu'adz bin Jabal

Berikut ini adalah rangkaian kisah perjalanan hidup seorang pembesar dari umat ini, seorang pemberani yang pernah ada dalam barisan umat ini, dan seorang ulama dari ulama Islam. Beliau adalah seorang sahabat yang mulia Mu’adz bin Jabal bin Amr al-Anshari al-Khazraji al-Madani al-Badri yang kun’yahnya bernama Abu Abdurahman. Beliau seorang sahabat yang ikut menyaksikan bai’at Aqobah, peperangan Badr serta peristawa penting lainnya bersama Rasulallah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau termasuk pemuda dari kalangan Anshar yang mempunyai otak cemerlang, cerdas, pemalu, dan dermawan.A� Berkata Abdu Shamad bin Sa’id mensifati tentang dirinya:
“Beliau berbadan tinggi, tegap, dan gagah”. Seorang ulama lain yang bernama al-Madaini juga mengatakan akan sifat beliau: “Beliau seorang yang berbadan tinggi, memiliki rambut indah yang sedikit berikal, berbola mata besar, dan berkulit putih. Dirinya masuk Islam pada saat usianya baru berumur delapan belas tahun, ikut peperangan Badar, sedangkan dirinya ketika itu masih berusia dua puluh satu tahun. ( Dinukil dari kitab Siyar a’lamu Nubala 1/444-445 )
 
Beliau salah satu sahabat yang banyak meriwayatkan hadits dari Nabi r, dan Nabi r pernah mengutusnya ke Yaman sebagai gubernur disana. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan sebuah hadits tentang kisah beliau manakala diutus ke Yaman, dari Ibnu Abbas t, beliau menceritakan: “Bahwa Rasulallah r, tatkala mengutus Mu’adz ke Yaman, beliau berpesan padanya:
“Sesungguhnya engkau akan mendatangi sekelompok kaum dari Ahli Kitab, maka ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, dan bersaksi bahwa aku adalah utusan Allah. Jika sekiranya mereka mentaatimu akan hal tersebut, maka beritahulah mereka bahwasannya Allah telah mewajibakan atas mereka sholat lima waktu setiap harinya“. HR Bukhari no: 1458. Muslim no: 19.
 
Sungguh sangat banyak sekali hadits serta atsar yang menjelaskan akan keutamaan yang dimiliki oleh Mu’adz serta kedudukannya yang sangat mulia.
 
Salah satunya, haditsnya Abdullah bin Amr t yang dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwa Nabi r, “Ambillah al-Qur’an dari empat orang, dari Ibnu Ummi Abdin (Abdullah bin Mas’ud), Mu’adz bin Jabal, dan Ubai bin Ka’ab serta Salim mantan sahayanya Abu Hudzaifah”. HR Bukhari no: 3758. Muslim no: 2464.
 
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnadnya dari Rasyid bin Sa’ad, beliau menceritakan: “Tatkala telah sampai berita pada Umar bin Khatab bahwa di Sargha, yaitu a��daerah perbatasan antara Hijaz dan Syam- terjadi wabah yang menyebar, beliau mengatakan: “Telah sampai berita padaku bahwa di Syam telah terjadi wabah yang menyebar”. Aku katakan padanya: ‘Jika sekiranya aku menjumpai kematian, sungguh telah meninggal Abu Ubaidah maka aku minta supaya digantikan oleh Mu’adz bin Jabal, kalau aku ditanya oleh Allah, kenapa aku minta digantikan oleh Mu’adz? Maka aku akan jawab: “Karena aku pernah mendengar Rasulullah r berkata: “Sesungguhnya Mu’adz akan dikumpulkan kelak pada hari kiamat didepannya para ulama”. HR Ahmad 1/263 no: 108. A�Dalam redaksinya ath-Thabarani dikatakan: “Didepannya para ulama sejauh mata memandang”. HR ath-Thabarani dalam Mu’jamul Kabir 20/30 no: 41. Dinyatakan shahih oleh al-Albani dalam ash-Shahihah no: 1091.
 
Dan dalam mustadraknya al-Hakim, beliau membawakan sebuah hadits dari Masruq, beliau berkata: “Aku pernah membaca disisi Abdullah bin Mas’ud t, Allah I “Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah”. (QS an-Nahl: 120). Begitu mendengar maka Ibnu Mas’ud t berkata: “Sesungguhnya Mu’adz adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah”. Maka ambilah ilmu darinya, maka kami mendatanginya.
 
Dari Sahl bin Abi Hatmah, beliau mengatakan: “Diantara kalangan para sahabat yang sudah memberi fatwa pada zaman Rasulallah r ada tiga dari kalangan Muhajirin yaitu Umar, Utsman dan Ali, dan tiga dari kalangan Anshar yaitu Ubai bin Ka’ab, Mu’adz dan Zaid”.
 
Mu’adz bin Jabal t, beliau merupakan fuqahanya para sahabat, sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadits yang dikeluarkan oleh al-Hakim dari Ali bin Rabah, beliau menceritakan: “Pada suatu hari Umar pernah berkhutbah dihadapan manusia, isinya beliau mengatakan: “Barangsiapa yang ingin bertanya tentang halal dan haram, maka hendaknya mendatangi Mu’adz bin Jabal”. HR al-Hakim 4/308 no: 5236. Di nilai shahih oleh al-Hafidh Ibnu Hajar dalam al-Fath 7/126.
 
Salah satu keutamaan beliau juga adalah menjadi sahabat yang dicintai oleh Nabi r. Seperti yang dijelaskan pada sebuah riwayat, dari Mu’adz sendiri yang mana beliau menceritakan bahwa Nabi r pernah mengandeng tangannya lalu bersabda: “Wahai Mu’adz, demi Allah aku mencintaimu, demi Allah aku mencintaimu”. Lalu berpesan: “Aku wasiatkan untukmu wahai Mu’adz supaya tidak pernah meninggalkan tiap kali selesai sholat untuk berdo’a: “Ya Allah, berilah aku pertolongan untuk selalu mengingatMu, bersyukur serta baik dalam beribadah”. HR Abu Dawud no: 1522.
 
Beliau meninggal karena sakit setelah terkena wabah tho’un di negeri Syam, dijelaskan dalam sebuah hadits, sebagaimana dalam musnad Imam Ahmad dair Abu Munib al-Ahdab, beliau menceritakan: “Mu’adz pernah berkhutbah di Syam, beliau menyebutkan tentang wabah tho’un yang menyebar, seraya mengatakan: “Sesungguhnya ini merupakan rahmat dari Rabb kalian, dan merupakan do’a Nabi kalian, serta banyak orang sholeh yang meninggal dengan sebab itu sebelum kalian. Ya Allah, masukanlah keluarga Mu’adz bagian dari rahmat ini”.
Sumber : www.islamhouse.com

READ MORE

Istiqamah dalam bersedekah

Sering kan kita mendengar kata “istiqamah”?. Misalnya kita sering bilang kepada donatur yang berdonasi melalui lembaga kami, a�?Yang penting Istiqamah pak, besar kecil donasi tidak masalah.a�? Hal ini selalu kita ingatkan untuk menepis anggapan bahwa bersedekah harus dalam jumlah yang besar, pada saat kita berpunya dan berbagai anggapan yang lain. Tentunya edukasi terhadap keIstiqamahan ini perlu disosialisasikan dalam muamalah kita. Nah terus Istiqamah dalam kacamata Islam itu seperti apa sih?
 
Kata “Istiqamah” secara bahasa berarti : Tegak dan Lurus
 
Sedangkan secara Istilah, para salafus shalih memberikan beberapa definisi, diantaranya : Abu Bakar Ash Shiddiq A�: “Hendaknya kamu tidak menyekutukan Allah I dengan apapun juga”. Umar bin Khattab A�: “Hendaknya kita bertahan dalam satu perintah atau larangan, tidak berpaling seperti berpalingnya seekor musang“.Utsman bin Affan A�: “Istiqamah artinya ikhlas”. Ali bin Abi Thalib A�: “Istiqamah adalah melaksanakan kewajian”. Ibnu Abbas A�: “Istiqamah mengandung 3 macam arti : Istiqamah dengan lisan (yaitu bertahan terus mengucapkan kalimat syahadat), Istiqamah dengan hati (artinya terus melakukan niat yang jujur) dan Istiqamah dengan jiwa (senantiasa melaksanakan ibadah dan ketaatan secara terus-menerus).
 
Dalam salah satu hadits, salah satu sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah r, a�?Ya, Rasul ajarkan kepadaku agama Islam, ucapan yang mencakup seluruhnya sehingga aku tidak bertanya lagi kepadamu sesudah ini.a�? Beliau menjawab, a�?Yakinlah kepada Allah A�dan Istiqamah.a�? (HR. Muslim)
Itulah beberapa pengertian dari Istiqamah dan begitu besarnya keutamaan dari masalah ini, Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari a��Aisyah a��radhiyallahu a��anha-, beliau mengatakan bahwa RasulullahA�r bersabda,a�?Amalan yang paling dicintai oleh AllahA�A�adalah amalan yang kontinyu walaupun itu sedikit.a�?
 
An NawawiA�rahimahullahA�mengatakan, a�?Ketahuilah bahwa amalan yang sedikit namun konsekuen dilakukan, itu lebih baik dari amalan yang banyak namun cuma sesekali saja dilakukan.A�Ingatlah bahwa amalan sedikit yang rutin dilakukan akan melanggengkan amalan ketaatan, dzikir, pendekatan diri pada Allah , niat dan keikhlasan dalam beramal, juga akan membuat amalan tersebut diterima oleh Sang KholiqA�. Amalan sedikit namun konsekuen dilakukan akan memberikan ganjaran yang besar dan berlipat dibandingkan dengan amalan yang sedikit namun sesekali saja dilakukan.a�?
 
Selain amalan yang kontinyu dicintai oleh Allah , amalan tersebut juga dapat mencegah masuknya virus a�?futura�? (jenuh untuk beramal). Jika seseorang beramal sesekali namun banyak, kadang akan muncul rasa malas dan jenuh. Sebaliknya jika seseorang beramal sedikit namun ajeg (terus menerus), maka rasa malas pun akan hilang dan rasa semangat untuk beramal akan selalu ada. Itulah mengapa kita dianjurkan untuk beramal yang penting kontinyu walaupun jumlahnya sedikit.
 
Istiqamah dalam kaitannya dengan bersedekah merupakan salah satu dari berbagai amal ibadah yang banyak memberikan faedah bagi pelakunya. Diantara faedahnya adalah dapat memadamkan murka Allah , bisa memadamkan dosa, memadamkan panas kubur bagi pelakunya, pada hari kiamat seorang mukmin akan berlindung di bawah naungan sedekahnya serta keutamaan yang lainnya. Sedekah merupakan bukti kejujuran iman seseorang. Artinya, sedekah identik dengan sifat seorang mukmin, sebaliknya, kikir dan bakhil terhadap apa yang dimiliki identik dengan sifat orang munafik. Untuk itulah, setelah Allah A�A�menceritakan sifat orang munafik, Allah A�sambung dengan perintah agar orang yang beriman memperbanyak sedekah. Di surat Al-Munafiqun, Allah A�A�berfirman, a�?Infakkanlah sebagian dari apa yang Aku berikan kepada kalian, sebelum kematian mendatangi kalian, kemudian dia meng-iba: “Ya Rab, andai Engkau menunda ajalku sedikit saja, agar aku bisa bersedekah dan aku menjadi orang shaleh.”A�(QS. Al-Munafiqun: 10).
 
Begitu besarnya kekuatan Istiqamah dalam bersedekah, sehingga bila amal shaleh ini dilakukan secara berkelanjutan dan menimbulkan efek imani pada diri seseorang sampai akhir hayatnya, maka orang tersebut akan memperoleh suatu keberuntungan yang sangat besar yaitu dia akan dimasukan ke surganya ALLAH A�melalui Pintu Sedekah. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu HurairahA�, bahwasannya RasulullahA�A� bersabda, a�?Barang siapa yang menginfakkan dua pasang hartanya di jalan AllahA�A�A�A�maka dia akan dipanggil di surga, a�?Wahai hamba Allah, ini adalah yang baik.a�� Barang siapa yang tergolong ahli shalat maka dia akan dipanggil dariA�pintu shalat. Barangsiapa yang tergolong ahli jihad maka dia dipanggil dariA�pintu jihad. Barangsiapa yang tergolong ahli puasa, maka dia akan dipanggil dari pintuA�al-Royyan. Barang siapa yang tergolong ahli sedekah, maka dia akan dipanggil dariA�pintu sedekah.a�? ………A�(HR.A�Al-BukhariA�dan Muslim)
 
Semoga kita dapat menjadi bagian dari ahli sedekah melalui keIstiqamahan dalam beramal sholeh, sehingga kita tergolong orang yang dipanggil oleh ALLAH di surganya melalui Pintu Sedekah, Amin Ya Rabbala��alamin

READ MORE

Adab Kepada Ibu

Dari Abi Burdah, ia melihat Ibnu a�?Umar dan seorang penduduk Yaman yang sedang thawaf di sekitar Kaa��bah sambil menggendong ibunya di punggungnya. Orang yaman itu bersenandung,
Sesungguhnya diriku adalah tunggangan ibu yang sangat patuh.
Apabila tunggangan yang lain lari, maka aku tidak akan lari.
Orang itu lalu bertanya kepada Ibn Umar, a�?Wahai Ibnu Umar, apakah aku telah membalas budi kepadanya?a�? Ibnu Umar menjawab, a�?Engkau belum membalas budinya, walaupun setarik napas yang ia keluarkan ketika melahirkan.a�? (Adabul Mufrad no. 11;A� Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Berbuat baik kepada ibu adalah amal sholeh yang sangat bermanfaa��at untuk menghapuskan dosa-dosa. Ini artinya, berbakti kepada ibu merupakan jalan untuk masuk surga.
Jangan Mendurhakai Ibu
Dalam sebuah hadits Rasulullah r A�bersabda,
a�?Sesungguhnya Allah Taa��ala mengharamkan kalian berbuat durhaka kepada ibu-ibu kalian, mengubur anak perempuan hidup-hidup, menolak kewajiban dan menuntut sesuatu yang bukan menjadi haknya. Allah juga membenci jika kalian menyerbarkan kabar burung (desas-desus), banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta.a�? (Hadits shahih, riwayat Bukhari, no. 1407; Muslim, no. 593, Al-Maktabah Asy-Syamilah)
Ibnu Hajar memberi penjelasan sebagai berikut, a�?Dalam hadits ini disebutkan a�?sikap durhakaa�� terhadap ibu, karena perbuatan itu lebih mudah dilakukan terhadap seorang ibu. Sebab,ibu adalah wanita yang lemah. Selain itu, hadits ini juga memberi penekanan, bahwa berbuat baik kepada ibu harus lebih didahulukan daripada berbuat baik kepada seorang ayah, baik itu melalui tutur kata yang lembut, atau limpahan cinta kasih yang mendalam.a�? (Lihat Fathul Baari V : 68)
Sementara, Imam Nawawi menjelaskan, a�?Di sini, disebutkan kata a�?durhakaa�� terhadap ibu, karena kemuliaan ibu yang melebihi kemuliaan seorang ayah.a�? (Lihat Syarah Muslim XII : 11)
Buatlah Ibu Tertawa
A�a�?Seseorang datang kepada Rasulullah r A�dan berkata, a�?Aku akan berbaia��at kepadamu untuk berhijrah, dan aku tinggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan menangis.a�? Rasulullah Shalallaahu a�?alaihi wa sallam bersabda, a�?Kembalilah kepada kedua orang tuamu dan buatlah keduanya tertawa sebagaimana engkau telah membuat keduanya menangis.a�? (Shahih : HR. Abu Dawud (no. 2528), An-Nasa-i (VII/143), Al-Baihaqi (IX/26), dan Al-Hakim (IV/152))
Jangan Membuat Ibu Marah
A�a�?Dari a�?Abdullah bin a�?Umar, ia berkata, a�?Ridha Allah tergantung ridha orang tua dan murka Allah tergantung murka orang tua.a�? (Adabul Mufrod no. 2. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan jika sampai pada sahabat, namun shahih jika sampai pada Nabi r A�)
Seandainya ada seorang anak yang durhaka kepada ibunya, kemudian ibunya tersebut mendoa��akan kejelekan, maka doa��a ibu tersebut akan dikabulkan oleh Allah I. Sebagaimana dalam hadits yang shahih Nabi r A�bersabda,
A�a�?Ada tiga doa��a yang dikabulkan oleh Allah I. yang tidak diragukan tentang doa��a ini: (1) doa��a kedua orang tua terhadap anaknya, (2) doa��a musafir-orang yang sedang dalam perjalanan-, (3) doa��a orang yang dizhalimin.a�? (Hasan : HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad (no. 32, 481/Shahiih Al-Adabil Mufrad (no. 24, 372))
Jika seorang ibu meridhai anaknya, dan doa��anya mengiringi setiap langkah anaknya, niscaya rahmat, taufik dan pertolongan Allah akan senantiasa menyertainya. Sebaliknya, jika hati seorang ibu terluka, lalu ia mengadu kepada Allah, mengutuk anaknya. Cepat atau lambat, si anak pasti akan terkena doa��a ibunya. Wal iyyadzubillaah..
Saudarikua��jangan sampai terucap dari lisan ibumu doa��a melainkan kebaikan dan keridhaan untukmu. Karena Allah mendengarkan doa��a seorang ibu dan mengabulkannya. Dan dekatkanlah diri kita pada sang ibu, berbaktilah, selagi masih ada waktua��
 

READ MORE

Ilmu yang Mesti Diketahui Sebelum Ramadhan

Ibnul Qayyim dalamA�Miftah Daris Saa��adahA�berkata, a�?Orang yang beribadah tanpa adanya ilmu bagai orang yang berjalan tanpa ada penuntun. Sudah dimaklumi bahwa orang yang demikian akan mendapatkan kesukaran dan sulit untuk selamat. Taruhlah ia bisa selamat, namun itu jarang. Menurut orang yang berakal, ia tetap saja tak terpuji bahkan pantas dapat celaan.a�?
Apa saja bekal ilmu menyambut Ramadhan yang dimaksud?
1- Ilmu tentang puasa

  • Puasa artinya menahan diri dari berbagai pembatal puasa mulai dari terbitnya fajar Shubuh hingga tenggelamnya matahari (waktu Maghrib).
  • Puasa ini diwajibkan bagi orang yang telah baligh (ditandai dengan mimpi basah atau datang haidh pada wanita), berakal (tidak gila), dalam keadaan sehat dan tidak sedang bersafar.
  • Bagi orang yang sakit dan musafir mendapatkan keringanan tidak berpuasa dan mesti mengganti di hari lainnya (menunaikan qadhaa��). Begitu pula untuk orang sepuh (tua renta) yang tidak kuat lagi untuk berpuasa dan orang yang sakit menaun tak kunjung sembuh mendapat keringanan tidak berpuasa. Sebagai gantinya adalah menunaikan fidyah, yaitu sehari tidak berpuasa berarti menunaikan fidyah berupa satu bungkus makanan yang diberikan pada orang miskin.
  • Wanita hamil dan menyusui pun mendapat keringanan tidak berpuasa jika mereka merasa berat atau khawatir pada keadaan diri atau bayinya. Sebagai gantinya, wanita hamil dan menyusui tersebut mesti menunaikan qadhaa�� di hari lain saat ia mampu. bukan disamakan dengan orang yang telah sepuh yang hanya menunaikan fidyah.
  • Adapun yang termasuk Pembatal Puasa adalah makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, datang haidh dan nifas, keluar mani saat bercumbu, dan berhubungan intim dengan sengaja.
  • Puasa tersebut dilakukan dengan berniat. Niat itu pun harus ada setiap malamnya. NabiA�r bersabda, a�?Siapa saja yang tidak berniat sebelum fajar (Shubuh), maka tidak ada puasa untuknya.a�? (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan An Nasai, shahih).

2- Ilmu tentang amalan sunnah saat puasa
Di antara amalan sunnah yang bisa dilakukan adalah:

  • Makan sahur

Waktu sahur disunnahkan untuk diakhirkan karena jarak makan sahur NabiA�r A�A�dengan waktu pengerjaan Shalat Shubuh adalah sekitar membaca 50 ayat Al Qura��an (berarti: 10-15 menit)

  • Berbuka puasa

Jika adzan Maghrib telah berkumandang, maka diperintahkan untuk segera berbuka. Disunnahkan berbuka ketika itu dengan kurma. Jika tidak ada bisa diganti dengan makanan yang manis-manis karena akan mengembalikan kekuatan orang yang telah berpuasa.

  • Memberi makan berbuka puasa

NabiA�r A�bersabda, a�?Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang yang berpausa itu sedikit pun juga.a�?A�(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad, shahih).

  • Lebih banyak bersedekah dan beribadah di bulan Ramadhan

NabiA�r A�termasuk yang begitu giat melakukan amalan kebaikan, juga berderma di bulan Ramadhan dibandingkan waktu lainnya.
Juga yang dituntut pada bulan Ramadhan adalah untuk memperbanyak tilawah dan mengkaji Al Qura��an. Karena bulan Ramadhan disebutkan, a�?Bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qurana�? (QS. Al Baqarah: 185).

  • Menggapai lailatul qadar, malam yang amalan di dalamnya lebih baik daripada seribu bulan.

Untuk mudah meraihnya adalah dengan melakukan ia��tikaf pada sepuluh hari terakhir di masjid, yaitu berdiam walau beberapa waktu di masjid dalam rangka ibadah. RasulullahA�r A�A�sendiri biasa melakukan ia��tikaf selama sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.
3- Ilmu tentang shalat tarawih

  • Shalat tarawih disunnahkan dilakukan secara berjamaa��ah baik bagi laki-laki dan perempuan. Keutamaannya di antaranya disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, a�?Siapa saja yang melakukan qiyam Ramadhan (shalat tarawih) atas dasar iman dan mengharap padahal dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.a�? (Muttafaqun a�?alaih).
  • Shalat tarawih yang dilakukan oleh NabiA�r adalah 11 rakaa��at. Namun menurut mayoritas ulama, shalat tarawih tidak dibatasi jumlah rakaa��atnya. Shalat tarawih boleh dikerjakan dengan rakaa��at yang sedikit maupun banyak. Karena saat NabiA�r A�ditanya mengenai shalat malam, beliau tidak memberikan batasan. Yang beliau katakan, a�?Shalat malam itu dua rakaa��at salam, dua rakaa��at salam.a�? (Muttafaqun a�?alaih). Alasan lainnya, Umar bin Khattab pernah memerintahkan Ubay bin Kaa��ab untuk melaksanakan shalat tarawih sebanyak 20 rakaa��at. Intinya, shalat tarawih boleh dilakukan dengan 11 atau 23 rakaa��at asalkan shalat tersebut memilikiA�thumaa��ninah, artinya tidak ngebut atau tidak dengan kecepatan tinggi.A�Thumaa��ninahA�itu adalah bagian rukun shalat, yang jika tidak ada berarti shalat tidaklah sah.

4- Ilmu tentang zakat fithri

  • Zakat fithri adalah zakat yang dikeluarkan menjelang Idul Fithri, paling cepat dua atau tiga hari sebelum Idul Fithri, bukan dibayar di awal atau pertengahan bulan. Zakat fithri yang dikeluarkan bentuknya adalah beras yang merupakan makanan pokok (bukan uang) dengan ukuran satu shoa�� (kisaran 2,1 a�� 3,0 kg). Zakat fithri ini disalurkan pada fakir miskin dengan tujuan untuk membahagiakan mereka pada hari raya dengan makanan dan untuk menyucikan A�orang yang berpuasa. Waktu akhir penunaian zakat fithri adalah sebelum shalat a�?ied dilaksanakan.

READ MORE

Asap Rokok Jauh Lebih Bahaya daripada Udara Kotor

Perokok pasif lebih berbahaya dari yang Anda pikirkan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menghirup udara yang telah terpapar asap rokok lebih berbahaya daripada menghirup udara yang yang terpapar polusi biasa.
Para peneliti menemukan bahwa perokok pasif atau orang yang terpapar asap rokok 16 kali lebih berbahaya daripada paparan polusi udara biasa. Hal ini disebabkan karena asap rokok dapat meningkatkan jumlah partikel halus di udara yang berbahaya berkali-kali lipat banyaknya.
Studi dilakukan selama 5 minggu dengan memasang monitor udara yang digunakan untuk mengukur kualitas udara pada sebuah jalan di depan pusat perbelanjaan. Ada sekitar 284 orang yang merokok di sepanjang jalan tersebut.
Peneliti menemukan bahwa setiap kali ada perokok yang menghembuskan asap rokok, sekitar 70 persen partikel halus tersembur ke udara dibandingkan ketika tidak ada perokok yang melewati jalan tersebut.
Seperti dilansir health.india, partikel tersebut sangat halus dan hanya berukuran kurang dari 2,5 milimeter. Partikel tersebut juga mempengaruhi udara sekitar hingga radius 2,6 meter dari sumber.
Sehingga ketika Anda sedang berdiri di samping orang yang sedang merokok, Anda terancam menghirup udara yang lebih berbahaya 16 kali lipat daripada ketika Anda menghirup udara yang tercemar polusi lainnya.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mematuhi larangan merokok di tempat umum karena dapat membahayakan orang lain yang terkena asap rokok.

READ MORE

Risalah Zakat

ZAKAT UANG

 
Uang termasuk dalam keumuman harta benda yang terkena kewajiban zakat, karena uang dengan berbagai jenis mata uang yang beredar pada saat ini dan berlaku secara umum pada muamalah kaum muslimin, telah menggantikan posisi emas (dinar) dan perak (dirham) yang dipungut zakatnya pada masa Rasulullah . Uang sebagai pengganti emas (dinar) dan perak (dirham) menjadi tolok ukur dalam menilai harga suatu barang sebagaimana halnya dinar dan dirham pada masa itu.
Diantara dalil-dalilnya adalah keumuman firman Allah :
O�U?O�U� U�U?U�U� O?UZU�U�U?UZO�U�U?U�U?U�U� O�UZO?UZU�UZO�U� O?U?O�UZU�U?U�O�U?U�U?U�U� U?UZO?U?O?UZU?U?U�USU�U?U�U� O?U?U�UZO� U?UZO�UZU�U?U� O?UZU�UZUSU�U�U?U�U�
a�?Hendaklah engkau (wahai Muhammad) mengambil zakat dari harta-harta mereka yang dengannya engkau membersihkan mereka dari dosa dan memperbaiki keadaan mereka, serta bershalawatlah untuk mereka.a�? (QS.At-Taubah: 103)
Demikian pula berdasarkan keumuman sabda Rasulullah kepada Mua��adz bin Jabal saat beliau mengutusnya ke negeri Yaman:
O?UZO?U�U�U?U�U�U�U?U�U� O?UZU�UZU� O�U�U�U�UZ O�U?U�O?UZO�UZO�UZ O?UZU�UZUSU�U�U?U�U� O�UZO?UZU�UZO�U� U?U?USU� O?UZU�U�U?UZO�U�U?U�U?U�U� O?U?O�U�O�UZO�U? U�U?U�U� O?UZO?U�U�U?USUZO�O�U?U�U?U�U� U?UZO?U?O�UZO?U?U� O?UZU�UZU� U?U?U�UZO�UZO�O�U?U�U?U�U�
a�?Ajarkan kepada mereka bahwasanya Allah telah mewajibkan atas mereka zakat pada harta-harta yang mereka miliki yang diambil dari orang-orang kaya mereka dan dibagikan kepada orang-orang fakir mereka.a�? (HR. Bukhari no 1458, dan Muslim no 19 dari Ibnu a�?Abbas )
Zakat Uang wajib hukumnya pada setiap uang yang dikumpulkan oleh seseorang dari hasil keuntungan usaha dagang atau hasil sewa rumah atau hasil gaji atau yang semacamnya dengan syarat uang itu mencapai nishab dan sempurna haul yang harus dilewati. Tidak ada bedanya dalam hal ini apakah uang yang dikumpulkan itu diniatkan untuk modal usaha dagang atau untuk nafkah atau untuk pernikahan atau tujuan lainnya.
Adapun beberapa ketentuan berkaitan dengan Zakat Uang sebagai berikut :

  1. Jika seseorang memiliki sejumlah uang dengan berbagai jenis mata uang yang nilainya mencapai harga salah satu dari nishab emas atau perak, berarti uang yang dimiliki mencapai nishab. Berdasarkan realita yang ada sekarang bahwa harga nishab perak lebih murah daripada harga nishab emas.
  2. Ketika seseorang memiliki uang yang jumlahnya senilai dengan salah satu dari dua nishab tersebut, maka sejak itu mulai menghitung haul yang harus dilewati sampai akhir tahun haul yang merupakan waktu wajibnya Zakat.
  3. Apabila terjadi kenaikan harga ditengah perputaran haul (tahun berjalan) yang terpaut jauh dengan harga diawal haul sehingga menjatuhkan nilai uang tersebut sampai batas yang tidak diragukan lagi bahwa tidak mencapai nishab, maka haulnya terputus. Namun bila kenaikan tersebut tidak terpaut jauh sehingga kemerosotan nilainya tidak begitu besar, maka tetap dianggap mencapai nishab dalam rangka berhati-hati. Kemudian diakhir haul, nilai uang tersebut dihitung kembali menurut harga saat itu, apakah nilainya tetap mencapai nishab atau tidak.
  4. Jika uang tersebut mengalami pertambahan jumlah ditengah perputaran haul dan jika orang tersebut memilih untuk mengeluarkan zakat dari total uang yang ada diakhir haul nishab yang pertama kali dimilikinya, dengan alasan kesulitan dan merasa berat untuk menghitung setiap pertambahan uang tersebut dan haulnya masing-masing. Berarti orang tersebut telah memajukan waktu pengeluaran zakatnya setahun sebelum waktunya dan hal ini boleh menurut jumhur (mayoritas) ulama.
  5. Bahwa nilai/harga harta perdagangan ikut digabung dengan uang yang dimiliki dalam perhitungan nishab, karena maksud yang diinginkan dari barang perdagangan itu sendiri adalah untuk menghasilkan uang.
  6. Apabila seseorang memiliki uang yang jumlahnya tidak senilai dengan nishab perak dan harta perdagangan yang tidak senilai nishab tersebut, namun jika jumlah keduanya digabungkan akan senilai dengan nishab tersebut, maka wajib atasnya untuk mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari keseluruhan harta yang telah sempurna haulnya dalam bentuk uang.

Demikian pembahasan global terhadap Zakat Uang, semoga bermanfaat dan dapat dipahami. Wallahu aa��lam bish-shawab.

READ MORE
Chat bersama kami